Dengan Nyeri Panggul Berdamai Bag3

Kala menaiki tangga, lakukan dengan cara satu demi satu langkah pada satu waktu. • Tidur dengan disangga. Cobalah tempatkan selimut di bawah panggul Mama. • Ketika berjalan, postur tubuh tidak membungkuk. Tarik bahu ke belakang. • Tidur dengan posisi miring dan tambahan bantal di antara lutut kaki yang ditekuk. Posisi ini mengurangi tekanan pada tulang belakang. Semoga dengan langkah-langkah tersebut, Mama dapat terhindar dari nyeri panggul, ya.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Bisa, Kok, Persalinan Normal!

Sering kali nyeri panggul membuat mamil berada dalam kesulitan saat memosisikan diri menghadapi persalinan. Itu sebab, masuk usia kehamilan 36 minggu, dokter obgin akan melakukan pemeriksaan pelvis untuk menentukan ke mungkinan bisa-tidaknya Mama melahirkan secara normal. Jika memang dapat melahirkan secara normal, maka posisi umum bersalin (litotomi) dapat diganti dengan posisi lain, seperti: miring ke kiri, jongkok, ataupun menungging.

Pasalnya, mamil yang menderita nyeri panggul, umumnya tak dapat membuka bagian paha lebar-lebar karena nyeri. Tentu nya dibutuhkan penolong persalinan yang lebih berpengalaman. Bila perlu dilakukan induksi, bisa saja, karena tidak ada perbedaan dengan yang normal. Namun, penggunaan forsep/vakum harus dilakukan oleh penolong yang terampil dengan mamil berada posisi miring.

Tekanan Darah Tinggi Bisa “Menular”

Tekanan darah tinggi terjadi dalam 8% kehamilan. Menurut penelitian yang dimuat di Journal of the American Society of Nephrology, dibandingkan para mamil yang tekanan darahnya normal selama kehamilan, mamil dengan tekanan darah tinggi berisiko 75% lebih besar untuk mengalami gangguan serupa di masa mendatang. Yang menarik dari studi ini, saudara-saudara kandung dari mamil ini juga berisiko lebih besar untuk mengalami tekanan darah tinggi.

Bahkan, para saudara laki-laki juga punya risiko lebih besar mengalami gangguan jantung. “Meningkatnya risiko tekanan darah di antara saudara kandung memperlihatkan adanya pengaruh faktor riwayat keluarga dalam meningkatnya risiko tekanan darah tinggi pada mama selama kehamilan,” kata salah satu peneliti, Tracey Weissgerber, pakar dari Division of Nephrology and Hypertension, Mayo Clinic, Rochester, Minnesota.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *