Category Archives: Resep

Risoles Daun Kelor ala Cafe Instagramable di Jakarta

Risoles Daun Kelor ala Cafe Instagramable di Jakarta

Aroma & rasa unik daun kelor Ada yang berbeda dari risoles buatan Tyafitha. Ya, risoles buatannya menggunakan campuran daun kelor. Selain menjadikan cita rasanya lebih unik, daun kelor juga mengandung 3 kali potasium lebih banyak dibandingkan pisang, 4 kali vitamin A dibandingkan wortel, dan 25 kali zat besi dibandingkan bayam. “Idenya muncul karena di rumah tumbuh pohon kelor yang super subur. Bosan juga kalau daun kelor hanya diolah jadi sayur saja. Awalnya, saya coba campurkan daun kelor ke adonan cheese stick.

Sayang, penggemarnya enggak banyak. Akhirnya daun kelor saya campurkan ke adonan bolu lalu kulit risoles,” ungkap wanita yang kerap disapa Tya. Semula Tya agak kesulitan membuat kulit risoles berbahan daun kelor, hingga ia menemukan resep yang mudah diaplikasikan seusai diuji coba beberapa kali. Untuk mendapatkan aroma dan warna hijau khas daun kelor, Tya memblender daun kelor lalu dicampurkan ke dalam adonan kulit risoles. Hasilnya, tak hanya kulit risolesnya saja yang berwarna hijau, aromanya pun tercium lebih khas dibandingkan risoles pada umumnya. Bahan isinya, Tya tetap menggunakan irisan sayuran, seperti wortel, kentang, dan daging ayam cincang. Untuk menambah tekstur renyah, Tya menaburkan panir kasar pada kulit risolesnya.

Di awal memasarkan risoles daun kelor, Tya mengaku, pesanan hanya datang dari beberapa teman atau tetangga saja. Namun sekarang, ia sudah mulai kebanjiran pesanan risoles daun kelor “Makin ke sini, pesanan memang makin ramai. Mereka pesan biasanya untuk acara kantor, arisan, dan lainnya,” jelas Tya. Risoles daun kelor dibanderol seharga Rp 25 ribu per boks, isi 5 buah risoles. Tya juga menyediakan risoles daun kelor frozen. “Jadi tinggal digoreng saja saat akan disajikan. Lebih memudahkan untuk konsumen,” pungkas Tya.

Tak hanya disajikan di acara-acara tertentu saja, risoles juga kerap jadi camilan yang hadir di tengah acara kumpul keluarga sehari-hari. Penggemarnya pun sangat beragam, dari anak-anak hingga orang tua. Nah, kini risoles tampil semakin kreatif dengan bahan isi yang inovatif. Cita rasanya, bikin penasaran.

Hati Ampela Sambal Embe Ala Catering Pernikahan Murah Dan Enak Di Jakarta

Hati Ampela Sambal Embe Ala Catering Pernikahan Murah Dan Enak Di Jakarta. Bahan: 5 bh hati ampela ayam 1 sdm air jeruk nipis 3 cm lengkuas, memarkan 2 sdm daun salam 1/4 sdt garam 400 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis 300 ml minyak, untuk menggoreng

Bumbu Halus: 8 btr bawang merah 5 siung bawang putih 1 sdm ketumbar 2 btr kemiri, sangrai Sambal Embe (Tumbuk Kasar): 2 sdt terasi, bakar 2 sdm bawang putih goreng 10 bh cabai rawit merah, iris tipis 3 sdm bawang merah goreng

Cara Membuat Untuk 4 porsi: 1. Lumuri ampela ati dengan air jeruk nipis. Diamkan 10 menit. 2. Rebus hati ampela dengan air mendidih dalam waktu selama 10 menit. Tiriskan. 3. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas hingga tercium bau harum. Kemudian Tambahkan garam dan air. Aduk-aduk. Didihkan. Masukkan ampela ati. Aduk rata. Masak hingga hati ampela matang. Tiriskan. 4. Potong-potong hati ampela. Goreng asal berkulit. Tiriskan. 5. Sambal embe, tumbuk kasar sambal. Siram 3 sendok makan minyak panas. Aduk rata. Masukkan hati ampela goreng. Aduk rata.

Gurihnya Kuah Gabus Pucung

Salah satu makanan khas Betawi adalah gabus pucung, yang menjadi santapan sehari-hari warga asli Betawi. Sajian berbahan ikan gabus ini dimasak dengan kuah berwarna cokelat gelap, sekilas mirip rawon. Bedanya, gabus pucung berkuah lebih kental dan kaya bumbu. Mak Yanih, pemilik warung yang juga memasak langsung gabus pucung di warungnya ini mengaku mengunakan banyak bumbu termasuk pucung atau keluak. Gabus pucung semakin komplet karena diberi sayuran sebagai isinya, yakni wortel, kol, buncis, plus irisan seledri.

Sebelum dimasak dengan keluak dan bumbu lainnya, ikan gabus terlebih dulu digoreng agar tak bau amis. Gabus pucung olahan Mak Yanih terasa gurih kuahnya. “Kuncinya ada di buah pucungnya dan berani kasih bumbu, jadi rasanya mantap,” ujar Mak Yanih lagi. Tak hanya gabus pucung yang disajikan Mak Yanih. Ada pula pecak ikan mas atau gurami, laksa betawi, taoge goreng, dan pesmol ikan bumbu kuning. Mak Yanih juga menerima pesanan katering ragam masakan khas Betawi untuk berbagai acara.

Oseng genjer ala Catering Jakarta Barat

Oseng genjer ala Catering Jakarta Barat. Bahan: 3 ikat genjer, potong-potong 2 siung bawang putih, iris 3 btr bawang merah, iris 1 bh cabai keriting merah, iris serong 1 sdt kecap manis 3/4 sdt garam 1/4 sdt gula 1/4 sdt merica bubuk 100 ml air 1 sdm minyak, untuk menumis

Cara Membuat untuk 3 porsi: 1. Rebus 1.000 ml air dan sedikit garam. masukkan genjer. Rebus hingga setengah layu. Angkat dan siram air dingin. Sisihkan. 2. Panaskan minyak. tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum. masukkan cabai keriting. Aduk rata. 3. masukkan genjer. tambahkan kecap manis, gula, garam, dan merica bubuk. Aduk rata. tuang air. masak hingga matang.

Pia Tape untuk 22 buah

Bahan Kulit Luar: 200 gr tepung terigu protein sedang 50 gr gula tepung 1/2 sdt garam 10 gr susu bubuk 110 ml air 30 gr margarin

Bahan Kulit Dalam: 200 gr tepung terigu protein sedang 20 gr susu bubuk 50 gr gula tepung 100 ml minyak goreng

Bahan Isi: 700 gr tape singkong, buang tulangnya, lumatkan 200 ml santan dari 1/2 btr kelapa 2 sdm gula pasir 50 gr margarin Bahan Olesan (Aduk Rata): 2 bh kuning telur 1 sdm susu kental manis 2 sdm wijen, untuk taburan

Cara Membuat: 1. isi, rebus santan dan gula pasir sambil diaduk sampai mendidih. masukkan tape dan margarin. Aduk sampai kalis. Angkat. timbang 20 gr. Sisihkan. 2. Kulit luar, aduk rata gula tepung, tepung terigu, susu bubuk, garam hingga merata. tuangkan air. uleni sampai menggumpal. masukkan margarin. uleni sampai kalis. diamkan selama 20 menit. 3. Kulit dalam, aduk rata semua bahan kulit dalam hingga merata. timbang masing-masing 10 gram. Sisihkan. 4. Potong-potong kulit luar 10 gram. bentuk bulat. Pipihkan. 5. beri kulit dalam. Pipihkan. Gulung. Lipat kanan dan kiri. Lakukan sampai adonan habis. 6. Pipihkan kembali adonan dengan bagian lipatan di bawah. beri isi. Lipat kotak. Letakkan di atas loyang. 7. Oven pakai api bawah dengan suhu 200 derajat celsius dalam waktu selama 15 menit. Olesi dengan bahan olesan. taburi wijen. Oven kembali pakai suhu yang sama selama 10 menit hingga terlihat matang.

Siomay Untuk 15 buah ala Catering Kantor Jakarta

Siomay Untuk 15 buah ala Catering Kantor Jakarta

Bahan: 15 lbr kulit siomay 1 bh wortel, parut halus 1 sdm minyak, untuk olesan

Bahan Isi: 150 gr daging paha ayam, giling 75 gr udang kupas, giling 2 siung bawang putih, cincang halus 1 1/2 cm jahe, cincang halus 1/2 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 1 btg daun bawang, iris halus 1 sdt kecap asin 1 btr telur, kocok lepas 1 sdt minyak goreng 1/2 sdm tepung maizena

Cara Membuat: 1. Isi, campur ayam, udang, bawang putih, jahe, garam, merica, daun bawang, kecap asin, dan minyak goreng. Aduk rata. 2. Masukkan telur. Aduk rata. Tambahkan maizena. Aduk asal rata. 3. Ambil selembar kulit siomay. Sendokkan isi. Letakkan pada cucing yang telah diolesi dengan sedikit minyak. Taburkan wortel. 4. Kukus siomay menggunakan api sedang, sambil sekali kali disemprot air, hingga terlihat matang.

Hakau Untuk 12 buah

Bahan Kulit: 100 gr tepung tangmien 20 gr tepung tapioka 110 ml air panas 3/4 sdt minyak goreng

Isi (Aduk Rata): 100 gr daging paha ayam, cincang kasar 50 gr udang kupas, cincang kasar 75 gr wortel, parut kasar, peras airnya 1/4 sdt garam 1/8 sdt merica bubuk 1/4 sdt gula pasir 1/2 sdt kecap asin 1 sdt minyak wijen 1 sdt saus tiram

Cara Membuat: 1. Kulit, aduk rata tepung tangmien, dan tepung tapioka. Tambahkan air panas. Uleni hingga hampir kalis. Tuang minyak. Uleni hingga kalis. 2. Timbang adonan 15 gr. Giling tipis. Sisihkan. 3. Ambil selembar kulit. Sendokkan isi. Lipat 2 bagian sambil dilipit-lipit tepinya. Kukus menggunakan api sedang selama 15 menit hingga terlihat matang. Angkat.

Gyoza Untuk 15 buah

Bahan Kulit: 100 gr tepung terigu protein sedang 1/4 sdt garam 50 ml air panas

Bahan Isi (Aduk rata): 50 gr rebung, rebus, iris halus 150 gr ayam giling 2 siung bawang putih, haluskan 1/2 cm jahe, memarkan, cincang 1 sdt saus tiram 1 sdt kecap asin 1/4 sdt merica bubuk 1 sdt minyak wijen 1/4 sdt gula pasir 2 sdm minyak goreng 1/2 sdt garam

Cara Membuat: 1. Kulit, aduk rata tepung terigu dan garam. Tambahkan air hangat. Uleni hingga kalis. Diamkan 10 menit. 2. Giling tipis adonan kulit. Plong diameter 7 cm. 3. Ambil selembar kulit. Sendokkan isi. Lipat sambil dilipit-lipt bagian sisinya. 4. Masak gyoza pada pan yang telah diolesi dengan minyak hingga berubah warna menjadi kecokelatan. Tambahkan 50 ml air. Tutup pan. Masak sampai air mengering.

ikan gurame

Berwisata Sekalian Menikmati Nikmatnya Gurame Goreng Madu

Batu merupakan kota wisata di Jawa Timur yang bertetangga dengan Malang. Karena kota wisata, banyak sekali rumah makan di kota ini yang pantas kita kunjungi.

Mulai dari sate kelinci, sampai ketan dengan beragam pilihan toping. Datang ke Batu, bukan hanya mendapatkan udara segar, pemandangan indah, tetapi juga santapan nan sedap.

Lezatnya Gurame Asam Manis dan Ayam Goreng Madu

Orang yang datang mengunjungi rumah makan ini biasanya mencari ayam goreng madu dan gurame asam manis. Ayam goreng madu sebetulnya mirip bacem, tetapi rasa manisnya didapat dari madu. Harganya Rp 35 ribu per ekor atau Rp 10 ribu per potong.

Melengkapi sajian ayam dan ikan yang cukup variatif jenisnya di sini, Anda bisa memilih menu sayuran seperti oseng daun pepaya dan cah kangkung

Porsinya cukup besar, terutama jika dibanding dengan harganya yang hanya Rp 4.500 untuk daun pepaya dan Rp 12.000-Rp 15.000 untuk kangkungnya. Satu lagi yang sering dicari orang adalah asemasem bandeng tanpa duri. Potongan bandeng ini terlihat menggiurkan di dalam kuah bening dengan potongan belimbing wuluh di sana sini

Baca Juga: Perbedaan Buter dan Margarin

Menu ini yang paling sering dicari orang. Tentu masih banyak olahan gurame lain yang dijual Rp 8 ribu per 100 gramnya. Kalau tak suka gurame, coba olahan lelenya. Salah satunya lele yang diberi kuah kuning yang dibuat dari bumbu acar. Rasanya segar dan cocok berpadu dengan daging lele yang lembut dan gurih.

Rumah makan ini menawarkan lele bumbu acar dan sup merem melek. Lele bumbu acarnya tampil renyah, karena dua ekor ikan lele berukuran sedang,digoreng terlebih dahulu lalu disiram kuah asam berwarna kuning dari kunyit dengan irisan cabe rawit.

Seporsi lele bumbu acar bisa dinikmati dengan harga Rp 15 ribu. Anda yang ingin menyantap hidangan berkuah, bisa memilih sup ikan. Ikan guramenya akan ditimbang dahulu lalu diolah menurut pilihan Anda. Misalnya sup asem-asem.

Rasa asamnya muncul dari tomat. Keharuman kuahnya muncul dari daun bawang dan kemangi. Jangan lupa cicipi juga udang jomblo, cah selada air, dan nasi goreng seafood. Rumah makan milik Imawati Maria Suteja yang sudah 4 tahun melayani pelanggan ini, selain menawarkan aneka menu lezat, juga menawarkan nuansa sejuk persawahan karena lokasinya terletak di tengah – tengah persawahan.

Menu Burung Dara Tak Kalah Lezat

Selain menu rumahan istimewa tadi, Anda bisa menyantap olahan burung dara. Tetapi harus datang tepat waktu alias lebih awal karena pasokan burung daranya tidak banyak. “Maklum kami menggunakan burung dara muda,”jelas Bpk. Yondi (33), general manager rumah makan ini sekaligus putra pemilik rumah makan, Dedi Haryono.

Di rumah makan ini Anda bisa menikmati menu spesial burung dara dan urap ikan asin. Burung dara bisa dipilih pengolahannya menggunakan saus inggris, digoreng dan mentega. Burung dara yang diolah menggunakan saus inggris tampil dengan burung dara yang digoreng, diberi kangkung dan disiram dengan saos inggris. Burung daranya tampil dengan tekstur lembut dan renyah serta rasa

kecap inggris yang kuat. Seporsinya bisa dinikmati dua orang ditawarkan dengan harga Rp 30 ribu. Rumah makan ini berdiri sejak 2001, tetapi sudah memiliki 4 cabang yaitu di Malang, Karang Ploso, dan Kediri.

Silakan datang antara pukul 09.00-pukul 22.00 untuk bersantap di resto nan apik ini. Tak perlu ragu membawa orang banyak karena kapasitasnya mencapai 300 tempat duduk.

Perbedaan Butter dan Margarin

Perbedaan Butter dan Margarin Ini Perlu Anda Ketahui

Perbedaan Butter dan Margarin – Bagi anda yang memiliki hobi kuliner atau memasak, pastinya pernah menikmati nasi tumpeng enak dan pasti sudah akrab dengan butter dan margarin. Biasanya kedua bahan ini digunakan sebagai pengganti minyak goreng dan juga bahan dasar kue.

Sayangnya masih banyak diantara kita yang menganggap butter atau disebut juga mentega dan margarin sebagai produk yang sama karena memang ada kemiripan warna dan aromanya, selain itu tak ada salahnya mencicipi nasi box, dan padahal keduanya merupakan dua produk yang berlainan

Mulai dari komposisi bahan dasar, nilai kandungan gizi, hingga tekstur, butter dan margarin memiliki karakteristik masing-masing, seperti yang dikutip dari web souljournal

Jika anda masih bingung dengan perbedaan butter dan margarin, ada baiknya anda menyimak artikel berikut ini. Dengan memahami perbedaan butter dan margarin, anda tidak akan salah pilih dan dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan anda.

Perbedaan Butter dan Margarin Ini Perlu Anda Ketahui

 

– Komposisi bahan dasar

Butter atau mentega berasal dari lemak hewani atau cream susu sapi, kambing, atau domba. Susu tersebut telah melewari proses pasteurisasi atau dipanaskan untuk membunuh bakteri dan patogen sehingga aman untuk dikonsumsi.

Karena berasal dari lemak hewani, butter memiliki kandungan lemak dan kolesterol tinggi sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan dalam catatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sementara margarin berbahan dasar lemak nabati atau lemak dari tumbuh-tumbuhan. Karena berasal dari lemak nabati, margarin memiliki kandungan kolesterol dan lemak lebih rendah dibandingkan butter.

– Tekstur yang berbeda

Butter memiliki tekstur yang lebih lunak sehingga terasa lembek dan lebih mudah meleleh jika tidak disimpan di dalam lemari pendingin. Pada suhu ruangan, mentega yang sudah meleleh.

Sedangkan dibuat dari lemak nabati (minyak sayur) yang dicampur dengan pengemulsi dan bahan-bahan lain sehingga tekstur margarin terlihat lebih padat dan lebih stabil. Pada suhu ruangan (sekitar 30° C), margarin bentuknya lebih stabil dan tidak meleleh.

– Perbedaan warna

Cara paling mudah membedakan butter dan margarin adalah dari warnanya. Secara umum, butter berwarna kuning agak pucat atau lebih putih, sedangkan margarin berwarna kuning lebih cerah

– Perbedaan aroma dan rasa

Nah, perbedaan rasa dan aroma ini penting karena sebagai pertimbangan pemakaian dalam resep masakan. Butter rasanya lebih gurih dan aromanya lebih harum karena terbuat dari lemak hewan, sehingga lebih menggugah selera.

Umumnya margarin memiliki rasa yang lebih asin, meskipun tidak bisa menjadi patokan karena sekarang ada type salted butter (mentega asin) dan unsalted butter (mentega tawar) . Margarin terbuat dari minyak tumbuhan yang diproses, sehingga aroma margarin tidak sewangi aroma butter.

– Penggunaan

Butter biasa digunakan untuk membuat kue kering seperti cookies, nastar, dan brownies. Butter bertekstur lebih lembut dan mudah meleleh, sehingga membuat kue kering tetap terasa lembut.

Antara Kue kering dengan bahan dasar butter dan margarin akan terasa bedanya ketika ditempatkan berhari hari di suhu ruangan. Kue yang memakai bahan 100% margarin akan terasa lebih keras karena margarin bersifat memadat ketika berada pada suhu ruangan.

Margarin biasa digunakan untuk membuat kue basah, kue bolu, kue sagu, sponge cake dan lain lain. Tekstur margarin lebih padat, sehingga menjadikan adonan yang lebih kokoh. Pada umumnya butter hanya digunakan untuk membuat kue, sementara margarin lebih serbaguna karena bisa digunakan untuk menumis, memanggang dan memasak makanan.

– Kandungan nutrisi

Baik butter maupun margarin memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh, namun masing-masing memiliki keunggulan pada zat gizi tertentu.

Butter adalah sumber vitamin A, D, dan E. Selain itu juga mengandung lemak trans alami bernama Conjugated Lineolic Acid (CLA) yang berguna untuk mengurangi obesitas dan membuat tulang lebih padat. Di dalam butter juga mengandung glycospingolipids, yang penting membantu fungsi pencernaan.

Sementara margarin kaya akan asam lemak omega 3 dan omega 6 yang baik untuk menjaga fungsi otak dan mengurangi berbagai resiko gangguan kesehatan seperti jantung, diabetes, asma, dan ginjal.

Lalu, Mana yang lebih sehat Butter Atau Margarin?

Butter terbuat dari lemak hewani yang memiliki kandungan lemak jenuh tinggi. Tingginya lemak jenuh akan berpengaruh terhadap tingginya kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat), yang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan misalnya jantung. Walau mengandung lemak jenuh dan kolesterol lebih tinggi, tetapi butter memiliki kelebihan kandungan gizi dibanding margarin.

Sementara margarin justru mengandung kolesterol dalam jumlah yang sangat sedikit. Tetapi ingat, proses hidrogenasi pada pembuatan margarin akan menghasilkan lemak tak jenuh yang disebut lemak trans yang dapat menyumbat arteri jantung.

Keputusan untuk memilih butter atau margarin tergantung pada kebutuhan masing-masing individu. Baik butter maupun margarin memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Butter dapat menjadi sumber lemak yang berguna, tapi jika berlebihan dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan. Tubuh memerlukan lemak agar bisa berfungsi dengan baik karena lemak membuat badan anda terasa kenyang.

Itulah beberapa perbedaan butter dan margarin, bagaimana? Dengan penjelasan diatas, sekarang anda sudah bisa membedakan butter dan margarin kan, jangan salah pilih ya…