Monthly Archives: July 2021

Baja Lancung Masuk Konstruksi Bag5

Maka besi tulangan kokoh dan tidak mudah patah. Tahapan tersebut diterapkan oleh teknologi peleburan baja blast furnace dan electric arch furnace, yang lazim digunakan perusahaan besar seperti Krakatau Steel. Meski begitu, sekitar lima tahun lalu, pemerintah mengeluarkan SNI baja untuk kepentingan umum buat mengakomodasi peredarannya di pasar. ”Tapi aturan itu jelas menyebutkan bahwa peruntukannya bukan untuk konstruksi, melainkan kebutuhan ringan seperti panel, pagar, rak piring, dan perabotan,” ujar Hidajat. Masalahnya, perbedaan label SNI untuk konstruksi dan nonkonstruksi tak gamblang diterapkan di lapangan. Pemilik sebuah toko bangunan di Jalan Brigjen Katamso, Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengatakan konsumen selama ini juga tak banyak mempersoalkan kualitas.

Dengan Nyeri Panggul Berdamai Bag3

Kala menaiki tangga, lakukan dengan cara satu demi satu langkah pada satu waktu. • Tidur dengan disangga. Cobalah tempatkan selimut di bawah panggul Mama. • Ketika berjalan, postur tubuh tidak membungkuk. Tarik bahu ke belakang. • Tidur dengan posisi miring dan tambahan bantal di antara lutut kaki yang ditekuk. Posisi ini mengurangi tekanan pada tulang belakang. Semoga dengan langkah-langkah tersebut, Mama dapat terhindar dari nyeri panggul, ya.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Bisa, Kok, Persalinan Normal!

Sering kali nyeri panggul membuat mamil berada dalam kesulitan saat memosisikan diri menghadapi persalinan. Itu sebab, masuk usia kehamilan 36 minggu, dokter obgin akan melakukan pemeriksaan pelvis untuk menentukan ke mungkinan bisa-tidaknya Mama melahirkan secara normal. Jika memang dapat melahirkan secara normal, maka posisi umum bersalin (litotomi) dapat diganti dengan posisi lain, seperti: miring ke kiri, jongkok, ataupun menungging.

Pasalnya, mamil yang menderita nyeri panggul, umumnya tak dapat membuka bagian paha lebar-lebar karena nyeri. Tentu nya dibutuhkan penolong persalinan yang lebih berpengalaman. Bila perlu dilakukan induksi, bisa saja, karena tidak ada perbedaan dengan yang normal. Namun, penggunaan forsep/vakum harus dilakukan oleh penolong yang terampil dengan mamil berada posisi miring.

Tekanan Darah Tinggi Bisa “Menular”

Tekanan darah tinggi terjadi dalam 8% kehamilan. Menurut penelitian yang dimuat di Journal of the American Society of Nephrology, dibandingkan para mamil yang tekanan darahnya normal selama kehamilan, mamil dengan tekanan darah tinggi berisiko 75% lebih besar untuk mengalami gangguan serupa di masa mendatang. Yang menarik dari studi ini, saudara-saudara kandung dari mamil ini juga berisiko lebih besar untuk mengalami tekanan darah tinggi.

Bahkan, para saudara laki-laki juga punya risiko lebih besar mengalami gangguan jantung. “Meningkatnya risiko tekanan darah di antara saudara kandung memperlihatkan adanya pengaruh faktor riwayat keluarga dalam meningkatnya risiko tekanan darah tinggi pada mama selama kehamilan,” kata salah satu peneliti, Tracey Weissgerber, pakar dari Division of Nephrology and Hypertension, Mayo Clinic, Rochester, Minnesota.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Menggelar Pitch First 2017

Sebagai sekolah bisnis dan ekonomi terdepan di Indonesia, Universitas Prasetiya Mulya memiliki visi sebagai peng gerak dalam pemajuan ilmu pengetahuan, pembentukan, serta penumbuhan usaha yang inovatif dan unggul melalui pendidikan, penelitian, juga pelatihan dalam bidang ilmu bisnis, sosial, serta sains terapan demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Berangkat dari visi tersebut, civitas academica Universitas Prasetiya Mulya melalui mahasiswa program pascasarjana bersama para pe ngajarnya menggelar forum Pitch First 2017: National Business Pitch ing Competition.

Dalam Pitch First 2017, mahasiswa program sarjana (S1) yang berasal dari universitas se-Indonesia diberikan ruang untuk meng gunakan pengetahuan, keterampilan, juga pengalaman dalam meng ekspresikan dan mempresentasikan ide bisnisnya melalui kompetisi business pitching. Pada tahun pertama ini, Pitch First 2017 mengusung tema “Social Empowerment through Profitability”. Karena itu, ide bisnis yang di usung peserta diharapkan tidak sekadar menghasilkan profit, tapi juga berdampak positif secara konsisten dan berkesinambungan bagi ma syarakat serta lingkungan.

Bantu Batita Mengembangkan Motoriknya Bag4

Ajak ia ke taman dan dorong ia untuk bermain kejar-kejaran dengan kita (tip: jika ia mendapatkan pelukan hangat di tiap akhir permainan, dia pasti akan berlari semakin cepat!) Gambarlah lintasan lomba di taman atau jejeran bulatan besar dan minta ia melompat dari satu lingkaran ke lingkaran selanjutnya. 6. BERENANG DAN MEMERCIKKAN AIR Bermain air adalah cara menyenangkan dalam mengembangkan koordinasi dan membantu batita merasa nyaman dengan tubuhnya, tapi penting untuk memahami isyarat yang diberikan si kecil saat Mama berusaha mengenalkannya kepada air.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Beberapa anak senang mencelupkan kaki mereka ke dalam air, beberapa senang memercikkan air, sementara yang lain lebih suka mendayung dengan tenang. Kebanyakan batita akan merasa senang dengan rasa ringan yang mereka dapatkan saat berada di dalam air, karena mereka bisa melompat lebih tinggi dan turun dengan lebih perlahan daripada saat mereka berada di darat. Lucunya, ada batita lain yang tidak senang kalau seluruh tubuhnya basah.

Cari tahu permainan air seperti apa yang membuat anak Mama merasa nyaman dan mulailah dari sana. Ingatlah bahwa keamanan adalah kunci utama. Karena itu tetaplah di dalam air sampai Mama yakin si kecil bisa berenang sendiri (sabar ya, Ma, hal ini baru bisa dilakukan sempurna saat si kecil menginjak usia sekolah dasar). Jika si batita tampak berminat, berikan ia beberapa pelampung lengan atau baju pelampung agar ia tetap aman (carilah yang dirancang khusus untuk anak-anak). Ban renang juga bagus untuk anak-anak yang ingin kepala mereka tetap berada di atas air.

Tapi tentunya semua itu tidak bisa menggantikan Mama atau Papa. Artinya, orangtua selalu harus berada di dekat si kecil walau mereka memakai pelampung yang paling canggih sekalipun! Kenalkan anak Mama dengan beberapa hewan air dan dorong ia untuk meniru mereka: “Gerakkan siripmu dan goyangkan ekormu”. Perkataan seperti itu biasanya berhasil mengajari banyak batita untuk bergerak di dalam air. Jika si kecil seperti tidak suka, mungkin yang terbaik adalah dengan tidak memaksanya. Tunggu saat yang tepat untuk mulai menyukai air dan pilihan ada di tangannya.

Sumber : https://eduvita.org/

Upaya Tersisa Papa Setya Bag4

Menurut mereka, angka kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan tidak sah. Dengan begitu, Setya menggugat bahwa penetapan tersangkanya tak punya dasar dengan bukti permulaan. Setya mengajukan dua tuntutan dalam gugatan ini. Pertama, tuntutan provisi agar KPK tak melimpahkan berkas penyidikan ke tahap selanjutnya sampai ada putusan gugatan praperadilan.

Tuntutan kedua adalah hakim praperadilan menyatakan penetapan tersangka terhadap Setya tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Amrul Khair Rusin, kuasa hukum Setya, tak bersedia menjelaskan tiap poin materi gugatan mereka setelah mengantarkan materi gugatan setebal 59 halaman ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ketika ditanyai apakah bakal menghadirkan Chairul Huda dan Romli sebagai salah satu ahli, Amrul sempat terdiam sejenak. ”Nanti saja,” ujarnya seraya bergegas menyusul tiga koleganya yang kocarkacir menghindari kejaran wartawan.

Time Out Efektif Buat Si Prasekolah Bag4

Time Out Efektif Buat Si Prasekolah Bag4Terakhir, berikan anak time in dengan jumlah yang seimbang pula, atau malah sedikit lebih ba nyak. Time in akan memperkuat perilaku positif dalam diri anak. Tunjukan bahwa kita benar selalu memerhatikan setiap perilaku anak, bukan hanya saat ia berperilaku negatif atau tidak menyenangkan.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Misalnya, saat anak akur bermain dengan kakaknya, Mama Papa bisa katakan, “Wah, Mama senang sekali melihat kalian bermain berdua!” Semakin banyak Mama Papa menguatkan perilaku positif si prasekolah, kabar baik nya, semakin sedikit kita perlu melakukan time out. Jagalah perkataan kita, jangan sampai kele pasan bicara dan memarahi atau membentak anak. Maka, pastikan kita juga sudah dalam kondisi tenang, tidak kesal atau marah.

Otak Laki-Laki Vs Otak Perempuan

Laki-laki dan perempuan secara alamiah berbeda dari sananya, terpengaruh oleh faktor hormonal dan perbedaan perkembangan bagian otaknya. Misalnya, corpus callosum (bagian yang menghubungkan kedua belah otak kiri dan kanan) pada perempuan lebih besar. Sementara itu, bagian otak yang terkait pembelajaran verbal berkembang lebih awal pada anak perempuan, sehingga perkembangan bahasa anak perempuan mulai lebih awal daripada anak laki-laki. Pada anak laki-laki, sering kita melihat ia bermain berantem-beranteman dengan sesama teman laki-lakinya. Ternyata, hal ini umum dialami anak lelaki di usia prasekolah dan menjadi salah satu cara anak lelaki “dekat” dengan teman lakilakinya.

Tawarkan Dua Pilihan

Si kecil ingin sepenuhnya mandiri dan bisa mengendalikan banyak hal begitu memasuki usia prasekolah. Ketika ia merengek meminta sesuatu dan kita tidak setuju, kita akan langsung berkata “tidak”. Misalnya, kakak memohon agar boleh makan cokelat sebelum jam makan siang, jawab dengan, “Bagaimana kalau buah anggur atau apel? Cokelat bisa Kakak makan nanti setelah makan siang.” Jika masih berkeras, terus tawarkan dua pilihan padanya, sampai ia akhirnya memilih salah satu di antaranya. Pada akhirnya, anak akan belajar untuk menerima bahwa tak semua keinginannya bisa dituruti saat itu juga dan kita pun tak serta merta mengatakan “tidak” pada semua yang ia mau. Jadi, kita dan anak sama-sama belajar bernegosiasi.

Sumber : https://ausbildung.co.id/